Archive for the ‘Cerita Kenzie’ Category

Ramadan-ramadhan Indah

Saturday, August 21st, 2010

Alhamdulillah, hari ini saya tiba-tiba mengenang ramadhan-ramadhan indah yang pernah saya lalui. Satu ramadhan sebelum saya menikah dan lima ramadhan indah yang saya lalui bersama keluarga kecil saya. Ramadhan sebelum menikah yang paling saya kenang adalah saat melewati ramadhan di negeri seberang, Singapura. Sungguh tidak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan itu, tatkala saya bisa merasakan nuansa ramadhan di Singapura, dimana di dekat tempat menginap saya di pusat kota untuk mencari masjid cukup susah, dan tak pernah terdengar adzan dari hotel tempat saya menginap. Sungguh berbeda dengan Indonesia yang dimanapun hampir akan bisa kita dengar suara adzan.

Akhirnya saya dan teman saya menemukan juga sebuah masjid di dekat hotel. Awalnya kami tidak menyangka itu masjid jika tidak ada plang yang mengumumkan bahwa itu masjid. Namun, dari sinilah saya menemukan pengalaman berharga dalam hidup saya. Waktu itu sudah 10 hari ramadhan hingga kami memutuskan untuk ikut bermalam di masjid ini. awalnya kami ikut salat tarawih dan secara tidak sengaja bertemu dengan mahasiswi2 Indonesia yang kuliah di sana. akhirnya kami berteman, saling menulis biodata, dan bermalam bersama. Alhamdulillah, saya sangat senang bertemu dengan mereka. Selain mahasiswi2 itu saat berbuka puasa bersama di masjid ini kami juga bertemu dengan muslimah lain dari negara lain, dari ras yang berbeda, ada dari China dan dari wajahnya seperti dari negara India/pakistan. menu buka puasa ala melayu yang kami cicipi adalah bubur lalu ada kuahnya dari kaldu. rasanya..mmm..alhamdulillah enak. Senang rasanya menemukan ukhuwah yang hangat di negeri seberang.

Yang tak kalah serunya adalah waktu sahur. Ada ibu2 kebangsaan melayu yang rela menempuh perjalanan via bus untuk membawa makan sahur bagi yang bermalam di masjid itu. Saat sahur kami makan bersama dalam satu wadah, kalau di jawa namanya “tampah”. Seru banget, saat makan kami semakin akrab dan saya benar-benar merasakan manisnya ukhuwah islamiyah. Pengalaman yang takkan terlupakan.

Setelah menikah, jangan ditanyakan lagi, tentu saja setiap ramadhan yang saya lalui bersama keluarga kecil saya adalah ramadhan-ramadhan indah. Bagi saya melewai lima ramadhan dengan hamil dan menyusui adalah pengalaman terindah dalam hidup saya. Ramadhan pertama saya hamil tiga bulan, jauh dari suami dan hidup sendiri di kota nun jauh di sana. Namun, banyak teman-teman saya yang menghibur dan justru setiap hari ada banyak kegiatan yang saya lalui bersama mereka. Pagi hari kami pergi bersama mengikuti tahsin, dan karena kostan saya dekat dengan pesantren daarut tauhid ada banyak kegiatan yang diselenggarakan di masjid. Ramadhan kedua dan ketiga saya menyusui kenzie, pengalaman pertama ramadhan saat menyusui, sebuah perjuangan berat memang , tapi alhamdulillah saya bisa melewatinya. Ramadhan keempat saya hamil Kinza enam bulan. Dan ramadhan kelima ini saya menyusui Kinza. Alhamdulillah, semua saya lewati dengan senang hati dengan kemudahan dari Allah dan dukungan selalu dari suami tercinta.

Semoga ramadhan-ramadhan yang akan datang lebih indah dari yang telah saya lalui. Bisa jadi ini ramadhan terakhir bagi saya dan saya berdoa semoga allah memberikan hidup mulia atau mati syahid. semoga saya kembali kepada Allah dalam keadaan khusnul khotimah dan  penuh keridhoan dari suami tercinta saya.


Kenzie dan rasa kangen

Sunday, July 4th, 2010

Apa kabar Kenzie(keluarga besar kami susah melafalkannya, akhirnya panggilannya jadi Arya, padahal nama Kenzie tuh ummi dan abi cari sampai begadang berdua berhari-hari, hihihi, maklum anak pertama gitu). Dia sudah 3 tahun lebih loh dan alhamdulillah banyak sekali perkembangannya. Ummi tak pernah mendikte dan mengajarinya huruf ataupun angka, tapi alhamdulillah dengan bermain dia sudah mengenali beberapa di antaranya. Untuk doa dan hafalan surat pendek tidak ada target khusus atau murojaah karena semuanya dilakukan dengan bermain dan bernyanyi, ternyata lebih efektif dan melekat di kepalanya. Jadinya beberapa doa sederhana dah dihafalkan, dan yang penting pengulangan dan pengulangan saat akan melakukan aktifitas.

Dua minggu yang lalu untuk pertama kalinya saya jauh dari Kenzie. Selama ini dia begitu dekat dengan saya, alhamdulilah, karena memang sejak bayi saya asuh sendiri. Apalagi dengan kehadiran adiknya, Kinza, manjanya tambah gak ketulungan. Semua aktifitas hanya mau dengan saya. Saya masih ingat ketika akan berangkat ke RSB untuk melahirkan KInza, perut rasanya dah mules banget semalaman, Kenzie maunya mandi dengan saya, tak mau dengan Abi atau utinya, akhirnya dengan menahan mules saya mandikan juga.

Waktu adik saya berkunjung ke madiun e tiba-tiba Kenzie mendadak rewel ingin ikut buliknya yang akan pulang ke Kediri dan itulah pertama kalinya ia jauh dari saya(ehhmm pengecualian saat ia masih bayi dan saya masih harus bolak-balik ke Bandung untuk menyelesaikan kuliah ya). Ada rasa kangen dan kesepian dalam hari-hari saya. Awalnya saya takut dia rewel tapi ternyata semuanya bejalan lancar di Kediri, malahan ummi yang rewel karena kangen Kenzie, begitu goda mas, hehehe.

Liburan sekolah yang panjang, saya dan mas menyusul Kenzie di Kediri. Seperti biasa saya tinggal lama Kediri, tak cukup seminggu bahkan kadang sampai berminggu-minggu. Karena mas harus kerja biasanya kami ditinggal dan akan datang hari Rabu dan Jumat. Dulu seingat ummi Kenzie tak begitu rewel saat ditinggal tapi sekarang ada aja alasan untuk menahan mas pergi, apakah itu yang dinamakan kangen. Sepertinya iya, Kenzie sudah merasakan kangen.

Seperti kemarin mas ingin menyenangkan Kenzie, akhirnya kami bertiga pergi jalan-jalan dan berbelanja makanan untuknya. Setelah berputar-putar karena kenzie ingin melihat kereta api, akhirnya kami bertiga duduk-duduk di stasiun. Saat itu mas rencananya akan pergi, tapi Kenzie begitu rewel akhirnya ummi bilang sepertinya adek masih kangen sama mas, akhirnya kepergian mas ditunda, hohoho [padahal yang kangen umminya ya, hihihi]. Akhirnya kami bertiga bercengkerama di stasiun, bercanda, bermain tebak-tebakan bentuk benda sambil melihat kebun pepaya yang terhampar luas, subhanalloh, indah ya.

Saat duduk santai entah mengapa akhirnya saya dan mas jadi bernostalgia tentang kehidupan awal pernikahan kami, benar-benar penuh perjuangan. Saya sungguh tidak pernah membayangkan, setelah menikah, resign dari pekerjaan, hidup berjauhan dari suami, menjalani hari-hari kehamilan saya dengan kuliah dan mengajar di lab komputer hingga malam, merasakan capek, lelah sendirian di sebuah kota yang jarak perjalanannya 10 jam dari suami. Hingga hari Sabtu adalah hari yang saya nantikan dan itupun kadang mas tidak bisa datang setiap minggu, dan kalaupun datang hari Minggunya saya harus berurai air mata melepas kepergiannya di stasiun, hua kayak cerita sinetron aja nih. Tapi itu adalah masa lalu, kami sudah berkumpul kembali, dan ia jadi kenangan yang indah dalam hati kami. [semoga Allah mempersatukan kami di dunia dan akhirat, amiin]

Balik lagi ke Kenzie, mungkin ummi yang harus menjelaskan bahwa itu namanya rasa kangen karena dia belum mengenal kata itu. Rasa kangen itu hal yang wajar dan alami tatkala lama kita tidak bertemu dengan orang yang kita sayangi. Maklumlah di rumah Kenzie dekat dengan abinya bahkan sering tidur di pangkuannya[ummi dah nggak kuat lagi lama-lama mangku sama gendong, lah dah besar je]. Setiap mas hendak pulang dia sudah bertengger di atas sepeda motor sambil memohon untuk ikut, kalau sudah begini kami yang harus sabar membujuknya dengan berbagai cara. Biasanya mas akan bilang kalau Abi nitip Kenzie untuk menjaga ummi sama adiknya. Saat itu sudah berhasilpun setiap hari ia akan menanyakan mas akan pulang atau tidak. Tapi dengan bermain bersama kakak dan teman-temannya di sini ia akan segera melupakan rasa kangennya itu.

Ummi pernah merasakan rasa kangen, kangen banget, sampai berurai air mata selain pada mas. Kangen itu kepada teman-teman dan lingkungan ummi di Bandung dulu. Sungguh ummi sangat bersyukur mengenal mereka, yang telah menorehkan banyak kebaikan dan perubahan pada ummi hingga lebih mengenal indahnya Islam. Mereka yang ucapannya adalah kebaikan dan doa, sikapnya adalah ketulusan sebagai saudara dalam iman dan islam. Saat sakit ada doa terucap, saat sedih ada genggaman tangan dan kekuatan. Kami saling menyayangi, mengingatkan akan kekhilafan, tidak saling menyakiti. Setelah menikah dan pergi meninggalkan mereka, mas-lah yang bisa menggantikan semua teman-teman tersayang ummi. Mungkinkah itu namanya jodoh, kata mas jika kita bertemu jodoh kita, seribu teman kita seolah-olah terwakili oleh satu orang saja yaitu jodoh kita.
Ada kalanya ummi juga merasa kangen berat mungkin seperti yang dialami Kenzie dan hanya ini yang bisa ummi doakan semoga Dia selalu menjaga matanya, hati, pendengaran, penglihatan, jiwa, raga, tubuh, perasaan, dan semua yang ada padanya untuk selalu mengingat Dia dan mengingatku, dan semoga Dia membantuku untuk menjaga kehormatan, mata, hati, penglihatan, pendengaran dan semua yang ada padaku untuknya, semua karena Allah semata.


kreasilagi.jpgTararam…berkreasi yuk… Ummi lagi bosen sama adek Kenzie. Kebetulan di rumah banyak banget gelas aqua bekas. Daripada dibuang mending dibuat kreasi dari barang bekas aja ya sekalian mainan sama Kenzie, dia senang banget ikutan ummi membuat kreasi2 tapi habis itu dirusak…huhuhu…menangis .. DI rumah masih banyak pita sisa belajar sulam pita makanya dimanfaatkan sekalian untuk membungkus gelas aqua agar cantik dan satu lagi barang yang ada di rumah… biji salak…hihihi…secara Kenzie hobby makan buah salak.

Bahan-bahan:
- beberapa gelas aqua kosong dibersihkan lalu digabung jadi satu agar kokoh
- pita berwarna sesuai selera
- biji salak
- lem untuk merekatkan pita (ummi pakai lem fox)

Caranya:
-lumuri aqua dengan lem fox
-rekatkan pita pada lem di aqua
-rekatkan biji salak pada pita dan percantik dengan manik di tengahnya
- vas bunga dah jadi…gak sampai 5 menit deh …

Sekalian mempraktikkan origami kawasaki rose (ummi suka banget pas searching di google jadi penasaran ingin nyobain) dan akhirnya jadi juga deh origami kawasaki rose dan vas bunga kreasi dari aqua bekas..mudah kan membuatnya…


Menjahit Gambar

Monday, May 24th, 2010

pict1808-copy.jpgLagi bosen di rumah ibu, akhirnya cari-cari ide buat memanfaatkan barang bekas lagi. Kemarin lihat di web ada permainan edukatif buat anak 3-4 tahun yaitu menjahit baju dari kayu. Trus daripada beli yang mahal-mahal mending memanfaatkan barang bekas sekalian menerapkan konsep reused recycle untuk mendukung go green hayukkk… :D [ibuk-ibuk pengusung go green nih]. Yuk kita mulai…

Bahan-bahan yang diperlukan :

1. Kardus bekas / kertas yang tebal
2. Gambar yang menarik [ngubek-ngubek rumah akhirnya ketemulah sampul buku bulik Nana yang udah gak kepakai, lucu sih gambarnya Kenzie suka]
3. Paku / Benda runcing untuk melubangi kertas
4. Lem
5. Tali

Cara membuatnya :

1. Gunting gambar yang akan dijahit sesuai keinginan
2. Gunting kardus/kertas untuk alas menjahitnya sesuai gambar yang akan dijahit
3. Rekatkan gambar pada kertas kardus dengan lem
4. Lubangi bagian pinggirnya
5. Masukkan tali
6. Gambar siap dijahit

Hehehe simpel banget kan tapi banyak pelajaran buat Kenzie, seperti bercerita tentang gambar yang akan dijahit, ada warna apa di gambar itu, mengenal bentuk, berlatih menggunakan gunting, melatih motorik halus saat memasukkan tali di lubang demi lubang pada gambar, dll.

dan akhirnya di akhir session dia mencopot semua tali hingga tersisa satu tali di ujung terus berlari sambil “Ummi, layangan….” diriku hanya terbengong2, oalah nak..nak insyaAllah lain kali kita bikin layangan bareng-bareng ya….amiin


Review Metal Mom + insert Bamboo

Thursday, April 15th, 2010

Ummi memilih metal mom karena bahan innernya organic dari bahan bamboo katanya. Bahan bamboo ini dari serat bambu, info lengkapnya ada di sini http://www.paiho.com. Bahan bamboo konon merupakan bahan yang daya serapnya sangat oke, cepat kering, sifatnya di cuaca panas dia mendinginkan dan di cuaca dingin dia menghangatkan. Bahan ini mengandung antibacterial dan sangat lembut jadi cocok buat kulit sensitif. Harga insert bamboo juga relatif lebih mahal dibandingkan yang lainnya.

Pas pertama kali datang celananya, ummi suka banget sama celananya. Bahan bamboonya halus, seratnya lembut banget. Insert bamboonya juga tipis dan lembut kebayag kan pakai clodi yang insertnya tipis pasti gak bakalan mbeduduk dipakai Kinza. Tararam gak sabar buat prewash dan makein ke KInza. Pemakaian pertama bertahan 2 jam saja trus chat sama mbak yg jual, kenapa cepat bocor ya. Kata mbaknya celananya mungkin masih kebesaran jadi dibuat sitem AI2 aja, jadi insertnya gk dimasukkan pocketnya tapi di atas innernya. Dicoba ummi  ke KInza malah 1 jam dah bocor, hiks2 apa yang salah ya. Browsing2 katanya memang clodi ini potongannya besar jadi cocok buat bayi yang bongsor/ gendut, wee…makanya kurang pas di Kinza yang mungil berisi hihihi … gak apa-apalah nak, segalanya pasti ada solusinya, pasti bisa deh naklukkan clodi ini seperti Zigie Zag dulu.

Akhirnya dicobalah pakai lapisan flanel kayak make insert Bamboo di ZZ. Gk ngaruh juga. Selidik punya selidik kayaknya karena insert bamboo ini tipis jadi gampang geser2 di celananya ya. Pernah juga insert bagian depan dilipat sama ummi hmm lumayan lama performansinyatapi jadi mbeduduk di Kinza. Nah yang bagus performansinya ternyata jika insert bamboo ini dilipat sedikit bagian depannya trus dijadikan sistem AI2. Empat jam berlalu tanpa bocor, celana n inner masih kering, tapi ada tapinya Kinza gak tahan dengan sistem AI2 alasannya anakku ini sangat sensitif dengan kebasahan. Hualah jadinya dia nangis gk nyaman pakai celana dengan sistem ini. Hmm..apalagi ide ummi ya nak buat menakhlukkan clodi ini…

Oh ya nanti mau coba diisikan insert microfibernya Cluebebe ya, n kita tunggu performansinya….