Archive for the ‘Perawatan Bayi’ Category

Resep mpasi awal(pure) ala Kinza

Friday, July 2nd, 2010

Apa kabar Kinza? Sekarang Kinza dah 6 bulan, alhamdulillah, sejak lahir tubuhnya memang mungil tapi gerakannya gesit sekali, :D . Sejak usia 3 bulan dah bisa tengkurap sendiri dan sekarang waktunya memperkenalkan mpasi untuknya. Mpasi pertama Kenzie dulu adalah pisang susu, waktu itu ummi sdg berpuasa kata mas kayaknya Kenzie sudah waktunya diberikan mpasi agar asupan makanannya tak hanya mengandalkan asi apalagi ummi sedang berpuasa. Ummi sendiko dawuh aja walaupun waktu itu belum genap 6 bulan usianya.

Saat ini Kinza sepertinya sudah bisa dikenalkan dengan makanan pendamping karena dia sangat tertarik dengan piring dan makanan . Untuk Kinza mas nurut aja apa kata ummi, dikenalkan sekarang boleh nanti juga boleh. Akhirnya ummi memutuskan untuk mulai mengenalkan makanan pada Kinza sejak usianya 5,5 bulan dan itu bukan makanan utama loh, cuma perkenalan aja. Sayuran plihan ummi pertama adalah wortel [hoho sayur kebangsaan keluarga favorit ummi dan Kenzie, kalau mas ikut aja sama kami, love my husband very much deh hihihi], kentang, lalu berlanjut ke buah.

Kinza suka banget ternyata dengan mpasi awalnya dan hampir tiap hari selalu ada makanan baru yang dikenalkan ummi, apa aja itu, hayuk kita intip resep mpasi awal(pure) ala Kinza…[ceile..bahasanya kayak chef2 di tv yak..]

- Pure wortel
wortel dikukus, kemudian diblender/disaring, dicampur dengan asi/air

- Pure kentang
kentang dikukus, kemudian diblender/disaring, dicampur dengan asi/air

- Pure tomat
tomat direbus sampai kulitnya mengelupas, kemudian diblender/disaring, tambahkan sedikit gula[rasanya asem  banget sih kalau gk dikasih gula, tapi duuuiikiiit aja yak]

- Pure Pir
pir dikukus(agar teksturnya lembut) lalu diblender/disaring, tambahkan sedikit air

- Pure Apel (caranya sama dgn pir)

- Pure Waluh(labu kuning) (caranya juga sama)

- Pisang
pisang dikerok mengunakan sendok, diambil bagian luarnya aja ya, paling bagus katanya pisang kepok

-Jus Jambu

-Jus Alpukat

-Pure kacang hijau

hmm apalagi ya, rencananya mau buat pure jagung, brokoli, masih banyak yg belum dicoba Kinza, heheh

oh iya alhamdulillah, surprise banget nih Kinza dah bisa minum dengan gelas dan sedotan, [thanks you very much my husband yg udah ngajarin dengan kasih sayang, hihihi] diajari sebentar dah langsung bisa jadinya gak bingung lagi kalu ngajak Kinza jalan2 tinggal bawa sedotan aja, hhehehe

Itulah cerita Kinza, buah hati kedua kami. Terima kasih ya Alloh atas semua karunia-Mu ini, masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur kepada-Mu. Amiin

kediri,02/07/2010


Agar Buah Sayur Jadi Makanan Favorit Anak

Saturday, November 8th, 2008

kenziemakan.jpgKesan ummi pada Kenzie tentang buah & Sayur

1. Buah
Buah adalah makanan favorit Kenzie. Buah apapun suka, yang manis oke, yang masam juga oke, heheheh. Pas nggak mau makan sama sekali, kalau ada buah langsung lahap dimakan. Pas sakit sampai lemes, gak mau makan nasi & maunya digendong, ditawari buah, oke. Intinya adek suka sekali makan buah. Alhamdulillah, jadinya kalau mau jajan ya jajan buah aja, jajanan snack-snack diusahakan ummi agar adek tak memakannya, karena pasti banyak bumbunya. Belanja kemana-mana kalau mau jajan ya buah aja. Hidup buah…heheh!!! (fruit syndrome, yang bawa syndrome-nya Abinya adek). Buah yang menjadi favorit adek adalah pisang. Pisang selirang bisa habis dimakan adek dalam sehari(itu loh pisang susu yang enak n kecil-kecil), sekali makan bisa 3 pisang sekaligus. Jambu biji n mangga juga suka sekali, satu buah jambu/mangga bisa habis sekali makan, qeqeeqeq..ini doyan atau apa yach! Tapi, ummi bersyukur adek suka makan buah, secara sekarang anak-anak sulit sekali disuruh makan buah, lebih pilih snack-snack yang enak cause bumbu n msgnya banyak, tapi buat kesehatan…no way…

2. Sayur
Adek suka makan sayur yang bening-bening, terutama sayur bayam n sop. Mulai dari bayi sampai sekarang kayaknya sayur bayam tuh sudah lekat di hati adek. Masak sayur bayam satu panci bisa habis dimakan adek sendiri. Karena selain dimakan sama nasi, sayur digadopun adek juga mau. Hari ini ummi juga masak sayur bayam dan saudara-saudara adek bisa menghabiskan sayur 3 mangkok, satu mangkok habis minta tambah lagi sampai 2 kali. Kalau beberapa hari adek gak terlalu nafsu makan, pasti deh ummi mengeluarkan jurus ampuh, memasak sayur bayam, ehhehehe, enak banget nih si adek, disogok sayur bayam aja nafsu makannya tumbuh lagi. Lagi-lagi, katanya anak kecil susah sekali makan sayur, tapi adek alhamdulillah suka makan sayur(terutama bayam), semoga sampai besar adek tetap suka makan sayur. Selain bayam, yang disukai adek juga wortel.

Saat ini banyak orang tua yang mengeluh bahwa anaknya sulit sekali makan buah dan sayur. Ummi mungkin harus banyak bersyukur bahwa adek suka sekali makan buah dan sayur. Agar anak suka makan buah dan sayur, keteladanan dari orang tua mungkin sangat besar pengaruhnya. Kebetulan Abinya adek suka sekali makan buah dan Ummi suka makan sayur, klop deh. Sejak bayi kami berusaha tidak memberikan makanan instant kepada adek, jadinya MPASI pertama adalah buah dan selanjutnya nasi yang bertahap kehalusannya dengan paduan sayur/lauk. Ummi yakin kalau orang tua bersabar dengan pola ini dan berusaha memberikan yang alami, lidah anak akan terbiasa dan suka hingga dewasa.

Godaan memilih makanan saat ini adalah keinginan untuk menyediakan makanan instant dan jajanan yang memang enak rasanya. MSG, penyedap rasa, atau apalah merknya kalau bisa sih kita hindari dalam memasak. Memang rasanya jadi enak, tapi kita harus berpikir ulang jika peduli dengan kesehatan keluarga kita. Mungkin memang susah terlepas dari jerat MSG ini karena banyak faktor, tapi kalau kita mau pasti kita mampu. Memang pertama masakannya gak terasa enak atau aneh, tapi lama kelamaan kita akan bisa belajar menciptakan masakan enak tanpa MSG[huhuhu..pengalaman pribadi nih, sampai sekarang juga masih belajar agar masakannya enak]. Bumbu-bumbu tradisional Indonesia sudah cukup memberikan rasa yang lezat pada makanan disamping menyehatkan. I.e. kunir sebagai antibiotik, kita jumpai di masakan rendang, gulai, soto, bumbu gorengan ikan juga bisa memakai kunir, dll. Jahe, Laos, Kencur, Serai, dan masih banyak lagi yang sangat berguna bagi kesehatan. Oh iya, tips pengganti MSG adalah menambahkan sedikit gula pada masakan. So, siap mengucapkan selamat tinggal pada MSG…??

Kembali lagi, menurut Ummi agar makanan sehat seperti buah & sayur menjadi makanan favorit, perlu keteladanan dan kesabaran dari orang tua. Anak akan meniru perilaku dan kebiasaan orang tuanya. Kontrol ketat terhadap makanan berMSG perlu juga dilakukan. Jika jajan di luar dalam acara jalan-jalan santai, sebisa mungkin kita membeli makanan yang sehat seperti rujak buah. Diusahakan sih mengontrol membeli makanan fast food, atau makanan sebangsa bakso, mie ayam, nasi goreng, dan sejenisnya di luar karena kita tak tahu seberapa banyak MSG yang ditambahkan, kalau pengen ya belajar masak sendiri lah, hehehe…secara di internet sudah banyak resepnya. Jajan anak, diusahakan jangan yang dari pabrikan semacam snack, pilihlah jajanan tradisional yang sehat semacam kue nagasari, mendhut, grontol, ketan, gatot, jenang, dll. Selain sehat kita juga menggalakkan cinta makanan tradisional dan membantu pengusaha jajan tradisional.

Keteladanan adalah guru yang terbaik bagi anak. Ingin anak berbakti pada ortunya, kita yang mesti berbakti pada ortu juga. Ingin anak rajin salat&mengaji, kita mesti memberi contoh dan rajin mengajak anak salat dan mengaji. Ingin anak suka makan buah dan sayur, kembali kita yang mesti memberi contoh makan buah n sayur dulu. Setujuuuu…???


Toilet Training/Selamat Tinggal Pampers ??

Tuesday, October 21st, 2008

Istilah kerennya sih toilet training, tapi istilah jawanya “diblajari natur” he3x. Ya begitulah, menurut pendapat ahli-ahli psikologi anak yang pernah ummi baca di internet waktu terbaik untuk toilet training adalah usia 18 bulan. Jika sebelum saat itu sudah mulai dilakukan maka hasilnya akan sama saja bahkan waktu pembelajarannya akan lebih lama. Tapi, kalau di Jawa, waktu anak udah bisa duduk(hmm sekitar 8 bulan) biasanya sudah mulai ditatur. Caranya dengan memangku anak dan biasanya sih membasahi kakinya dulu agar cepat bisa pipis dan waktunya setelah bangun tidur dilanjutkan bertahap dari tiap 30 menit sampai tiap beberapa jam sekali.

Dulu sempat bertanya sama ibu, kalau jaman dulu gimana waktu bepergian kan belum mengenal pampers. Kata ibuku, ibu-ibu jaman dulu mah sudah biasa bau pesing saat bepergian karena kena ompol anak dan pasti bawa celana yang banyak buat ganti, satu lagi andalannya ya tatur itu. Rumah jaman dulu juga lantainya dari tanah, jadi waktu ngompol sembarangan langsung terserap oleh tanah gak kayak lantai rumah sekarang yang kebanyakan dari keramik, kalau anak pipis bau pesing banget n mesti cepat membersihkannya kalau gk mau ada yg terpeleset kena pipis.

BIasanya bayi yang minum susu formula akan lebih sering pipis dibanding bayi yang minum ASI. ALhamdulillah, sampai usia 19 bulan ini, adek masih minum ASI tanpa tambahan susu formula(dulu sempat sih merasakan susu formula karena habis sakit trus selama 2 minggu ummi gk bisa menyusui penuh karena mesti berjaga di RS trus waktu periksa rutin kata bidan mesti ditambah susu formula biar berat badannya naik, tapi gak berlangsung lama sih(adek juga gk mauu enakan minum ASI katanya weleh)  jadinya pos keuangan untuk beli susu formula digantikan buat beli buah deh, lebih enak dan bergizi trus ummi n abi juga kebagian hihihihi). Nah, si adek ini sejak usia 3 bulan punya kebiasaan bagus, kalau mau pipis pasti bangun dulu. Cuma usia 3 bulan kan belum bisa ditatur, jadinya kalau adek bangun ummi nungguin sampai adek pipis. Akhirnya di usia 8 bulan-an ummi mengajari adek pipis di kamar mandi dengan cara dipangku. Ya, walaupun begitu tetep aja deh si adek ngompol kemana-mana. Mesti sabar melakukannya dan bisa butuh waktu beberapa menit saat pertama kali memulainya. Hmm, dengan berbagai pertimbangan, terutama untuk menjaga rumah dari najis dan biar ummi gak terlalu capek karena adek sudah bisa muteri rumah sendiri akhirnya adek sempat akrab dengan yang namanya “pampers”. Dalam masa ini ummi tetap mencoba menatur adek saat istirahat pakai pampers(pampersnya gk dipakai 24 jam loh, cuma 2/3 kali sehari max 6 jam). Di usia 1 tahun-an sebenarnya adek sudah gak ngompol lagi, malam hari si adek sering rewel dan setelah dipelajari ternyata sebenarnya saat adek rewel tuh mau pipis. Dengan bertambahnya usia, ummi mencoba mengurangi frekuensi pemakaian pampers, jadinya waktu malam hari pampers gk pernah dipakai, gantinya sebelum tidur mesti rajin menatur dulu. Alhamdulillah, cara ini cukup berhasil walaupun kadang-kadang masih ngompol juga, he5x.

Di usia 19 bulan ini alhamdulillah adek sdh gk pernah pakai pampers lagi di rumah (dipakai kalau lagi keluar aja) dan sudah beberapa minggu ini gk ngompol di malam hari. SOal pipis, frekuensi pipisnya sdh berkurang sangat banyak dibandingkan dulu di siang hari dan di malm hari ummi sudah hafal tanda-tanda adek mau pipis yaitu ketika terbangun beberapa kali dalam frekuensi yang dekat, tak mau disusui, badan menggeliat-geliat tak tenang, dan menarik-narik tangan ummi(gitu juga sambil mata masih terpejam loh!). Kalau sudah begitu langsung saja adek  ummi gendong dan ditatur ke kamar mandi, walaupun ngantuk gpp ini juga untuk kebaikan adek sendiri. Selesai pipis biasanya adek langsung tidur lagi n gak ngompol sampai bangun tidur tapi bangun tidur mesti cepat ditatur lagi. :)

Merawat anak seperti belajar di sekolah loh, tiap hari ada aja kurikulum baru yang diberikan Allah. Termasuk juga kurikulum toilet training ini. Contoh simpelnya nih Ummi mesti belajar berkali-kali hingga hafal kapan adek mau pipis di malam hari. Tiap anak adalah pribadi yang unik dan pasti akan mengalami masa pembelajaran toilet training sendiri-sendiri. Dulu ummi sempat anti banget dengan pampers. Tapi susah juga kan kalau gk ada pampers waktu bepergian. Gak masalah juga memakaikan pampers pada anak dengan berbagai pertimbangan, tapi seiring dengan waktu anak n orang tua gak bleh tergantung terus pada pampers, hmm mestinya dikurangi sedikit demi sedikit hingga benar-benar terlepas sama sekali. Dengan memulai program toilet training(susah banget yah istilahnya..program tatur gitu aja ya) ini diharapkan suatu saat kelak bisa benar-benar mengucapkan selamat tinggal pampers!! Benar bisa? Beneran bisa loh, kakak sepupunya si adek nih gak mengenal pampers, sejak kecil sdh diblajari tatur trus kalau mau bepergian di rumah ditatur dulu trus sampai di tempat tujuan juga langsung ditatur, anaknya gk ngompolan loh(salut deh buat kakak iparku).

Bagi ummi sendiri, saat paling bahagia itu saat menjadi orang yang pertama kali mengetahui bahwa ada hal baru pada adek dan saat menjadi orang yang ada di sampingnya detik demi detik saat melalui berbagai hal baru di dunia ini. Saat itu takkan pernah datang lagi dan detik-detik itu takkan bisa tergantikan bahkan bila ummi ingin menggantinya dengan harta benda paling berharga di dunia ini. [weleh jadi romantis begini yah]. Istilah kerennya begini, menjadi Full Time Mom atau ibu rumah tangga itu adalah pekerjaan terindah di dunia ini. Setujukah Anda ?


Anak susah makan, ini tipsnya …

Saturday, April 5th, 2008

Beberapa hari ini adek Kenzie susah sekali makan. Biasanya satu mangkok nasi habis dilahap dengan lauk apapun(alhamdulillah, anakku ini nrimoan banget dalam hal makan, sama seperti Abinya :D). Apalagi selama seminggu kemarin sewaktu liburan di rumah neneknya di Kediri, adek hobby banget makan, bayangkan saja sehari makan nasi satu mangkok tiga kali , alpukat habis satu buah, biskuit 3 buah, pisang goreng 2 buah, belum lagi kalau dibuatkan pisang campur susu. Waktu pulang ke Madiun juga susu di botol yang biasanya tidak mau minum, ternyata dihabiskan juga di perjalanan. Eee…giliran sudah pulang di Madiun adek tiba-tiba jadi susah banget makan. Melihat nasi saja adek langsung geleng-geleng padahal lauknya sudah divariasi. Biasanya waktu makan abi dan ummi, adek ikut-ikutan makan sambil gantian disuapin abi dan ummi. Tapi, seminggu ini adek benar-benar tidak tertarik dengan makanan sama sekali. Alhamdulillah, adek masih mau makan buah, alpukat, pisang, jambu biji, pear masih mau dimakan.

Hari pertama adek tidak mau makan, ummi benar-benar stress, tapi abi tenang-tenang saja. Dua hari adek susah makan ummi masih stress sambil rajin browsing ke internet tips agar adek mau makan. Akhirnya pada Rabu sore ummi menyuapi adek sambil mengarang cerita tentang perjalanan adek ke hutan untuk berburu, bertemu dengan adek bebek dan adek tupai(ini mainannya Kenzie) yang sedang asyik naik mobil yang dikendarai adek tukang. (more…)


Enterobacter Sakazakii

Tuesday, March 4th, 2008

Beberapa minggu ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan penemuan bakteri Enterobacter Sakazakii pada susu formula bayi oleh peneliti dari IPB. Namun, sampai saat ini pemerintah belum juga mengumumkan daftar merk apa saja yang mengandung bakteri tersebut, dengan alasan salah satunya adalah penelitian IPB dilakukan sejak tahun 2003 dan susu yang dimaksud sudah tidak ada lagi di pasaran jadi masyarakat aman-aman saja menggunakan susu formula bayi. Jadi, kita tunggu saja apa langkah pemerintah apalagi komnas perlindungan anak berencana menuntut pemerintah bila tidak segera mengumumkan daftarnya.

Apa sih Enterobacter Sakazakii itu, yuk kita mengenal lebih jauh dengan informasi yang ummi dapatkan dari hasil browsing berikut ini …

E. sakazakii adalah suatu kuman jenis gram negatif dari family enterobacteriaceae. Organisma ini dikenal sebagai “yellow pigmented Enterobacter cloacae”. Pada tahun 1980, bakteri ini diperkenalkan sebagai bakteri jenis yang baru berdasarkan pada perbedaan analisa hibridasi DNA, reaksi biokimia dan uji kepekaan terhadap antibiotika. Disebutkan dengan hibridasi DNA menunjukkan E sakazakii (more…)